Semenjak aku keluar dari pondok pesantren di kelas 1 SMA, aku akhirnya bisa fokus dalam membentuk tubuhku menuju level yang lebih tinggi. Kalau di pondok aku harus dibatasi dari sisi biaya, fasilitas dan sumber pangan. Sekarang aku sudah tinggal di rumah dan bisa menikmati fasilitas yang ada untuk berkembang.

Ada salah satu program dalam menambah berat badan yang memang khusus dalam menambah massa otot. Namanya; Bulking. Mungkin untuk kita yang sudah lama menekuni dunia olahraga istilah ini tak asing lagi lah ya. Kebetulan aku juga sedang dalam fase ini. Fase menambah berat badan gede-gedean.

Berat badanku terakhir ketika aku baru pulang dari pondok ada di angka 59 KG, setelah sekitar 7 bulan lebih, aku sudah mencapai angka 66 KG berat badan. Bisa dibilang, lumayan sukses. Tapi sebenarnya berat segini sama sekali belum cukup buat aku yang tinggi badan 178. Insya Allah targetku, aku mau mencapai 75 kg. Atau semoga bisa mencapai 80 kg? Amin banget.

Ada beberapa tips yang mau aku bagi di sini dalam masalah bulking.

  • Jangan terfokus di protein saja, tapi di kalori secara keseluruhan di makanan.

Mungkin beberapa dari kita pernah terlalu fokus mengincar protein di makanan kita sampai melupakan kalau karbohidrat dan sumber kalori lainnya juga sangat penting. Pada dasarnya kan, rumus olahraga itu kan; Olahraga = Otot robek dan rusak – Ia akan dibantu diobati oleh protein dan sel-sel tubuh ketika tidur. Saat inilah yang membuat otot membesar. Tapi kan, makanan tubuh kita nggak cuma dari protein, kita juga butuh karbohidrat untuk menyimpan tenaga selanjutnya. Makanya kalau bulking, kita meningkatkan porsi protein dan juga karbohidratnya.

  • Kurangi porsi latihan setengah dari biasanya.

Serius, ini aku kurang paham kenapa, tapi dengan kita mengurangi porsi latihan kita, tubuh kita (atau tepatnya aku) jauh lebih cepat tumbuh dan berkembang. Dulu aku biasanya latihan 6 kali seminggu dengan 1 hari rest. Sekarang, ketika aku baru memulai program bulking, aku mencoba untuk mengurangi porsi latihanku menjadi setengah dari biasanya. Jadi hanya 3 kali seminggu aku latihan, secara selang-seling (latihan, rest, repeat)

Lumayan, ternyata efektif. Dua minggu, aku sudah bisa menambah berat badan 1 kg. sebulan sudah 2 kg. Sebenernya ini bukan lumayan ya, justru ini terhitung efektif buat orang kayak aku yang susah bukan main buat nambah berat badan.

note yah. Latihan disini konteksnya yang langsung berat yang rata-rata bisa sampe 1 jam 2 jam. Yang bener-bener fokus, bukan sekedar latihan ringan yang mungkin udah jadi mini habits di sebagian kita. Bukan sekedar push up 20 sehari, bukan, ini latian berat konteksnya yang merupakan latihan terprogram.

  • Tidur cukup

Ini yang paaling penting dari semua poin tadi, karena ini merupakan titik krusial dimana tubuh kita tumbuh tanpa kita sadari. Ketika kita tidur, tubuh kita sedang dalam fase paling penting dimana sel-sel tubuh kita meregenerasi semua bagian yang rusak dari tubuh kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *